Selasa, 27 Januari 2015

kerusakan pada projector | proyektor

Ada Apa..? Projector Tampil bintik bintik...

       Saat ini sering kita jumpai tampilan projector ada titik titik terang seperti kunang2 atau titik2 air yang sangat mengganngu sekali, padahal sebelumnya tidak ada apa apa atau hanya satu dua saja tapi semakin lama semakin banyak bahkan hingga tampilan layar penuh bintik bintik seperti kunang2 atau titik2 air kalau hal ini terjadi kadang kita menganggap itu paling lensanya kotor jadi perlu dibersihkan aja..tunggu dulu... ..
     Gejala seperti ini sebenarnya ada masalah dengan projector anda yaitu kerusakan pada DMD chipsnya, salah satu jalan mengatasinya adalah dengan mengganti Chips tersebut. sebelum mengganti chips saya saranin projector di cleaning over houl dulu dari debu ataupun kotoran yg menempel kemudian baru kita pasang dmd chipsnya jangan lupa dikasih pasta pendingin, biar chips lebih awet dan tahan lama. Demikian tips mengatasi projector bintik2.. Semoga bermanfaat.
Tips Agar Lampu Projector Awet


 Umur lampu Projector sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kelembaban udara, panas yang tinggi, ventilasi udara di dalam casing Projector itu sendiri.
Setelah dinyalakan, kita harus mendinginkan unit Projector selama kurang lebih 5 menit, setelah itu matikan Projector, dan cabut aliran listrik dari stop kontak. Beberapa merk tertentu seperti Toshiba, Epson dll, sudah memiliki fasilitas Fast Cool Down, sehingga Projector dapat langsung dimatikan.
Jika projector mati mendadak karena listrik mati/tidak melalui proses cooling down.biarkan projector dingin dulu kurang lebih 15 menit.jgn langsung dinyalakan.
Perhatikan benda-benda sekitar Projector yang dapat menghambat aliran udara masuk, sehingga menyebabkan Projector menjadi Overheat / Kepanasan.
Usahakan agar Projector mempunyai jarak sekitar 60 cm dari benda-benda sekitarnya
Setiap 3 bulan sekali lakukan pembersihan kisi-kisi ventilasi udara di casing Projector. jika lingkungan tempat Projector tsb sangat berdebu, lakukan lebih sering lagi.

TIPS membeli projector 2nd
Memilih projector second tidak semudah memilih peralatan electronic bekas lain seperti tv, computer atau laptop. untuk itu sebelum membeli projector usahakan kita mengetahui dulu spek yg perlu diketahui tentang sebuah projector. Projector memiliki umur jadi jangan sampe kita kecewa setelah memutuskan untuk membeli projector 2nd, Apa saja sih yang perlu kita ketahui sebelum membeli sebuah projector?
Pertama kita tentukan dulu kebutuhan kita membeli projector apakah untuk presentasi atau untuk memutar film atau menampilkan gambar dari Camera live shooting. untuk saat ini yg ada dipasaran yg sering kita jumpai ada dua type yaitu DLP dan LCD . kedua jenis type projector ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing2. Berdasarkan pengalaman saya klo anda membeli projector untuk presentasi saya sarankan untuk memilih jenis DLP, karena hasil dari tampilan gambar lebih terang juga lebih tinggi resolusinya jadi gambar lebih halus.Kalau anda membeli projector untuk live shooting mending pilih jenis yg LCD karena secara warna yg dihasilkan lebih tajam tapi memang secara resolusi kurang jadi gambar agak kasar.
Kedua kita tentukan untuk keperluan seberapa banyak audiens, ini ada kaitanya erat dengan Lumens , kalau kita membeli untuk presentasi audiens yg banyak tentunya semakin tinggi pula Lumens yang kita butuhkan.Misal kita perlu projector hanya untuk audien 50 org kita bisa memilih Lumens 1000/1500 sdh cukup Jika 50 s/d 100 audien pilih 2000 lumens.
Ketiga baru kita tentukan spek detail seperti resolusi, aspect ratio, wireless,berat,jumlah input output.dan kelengkapan bawaan projector dan yang paling penting adalah umur penggunaan lampu projector.Rata2 projector memiliki umur lampu 2000/3000 jam.jadi kalau umur lampu sudah kepakai 1000 jam..sisanya idealnya tinggal 1000 jam lagi harus ganti lampu.Tapi untuk memilih projector 2nd jangan hanya berpatokan pada umur lampu yg tampil dilayar, karena umur lampu ini bisa direset jadi saran saya lihat aja tampilan gambarnya terang apa sudah kabur. Walaupun umur pakai masih rendah klo hasil gambarnya kabur ato redup berarti ada masalah dengan lampu.ato mesinya.
Demikian beberapa Tips jika mau membeli Projector 2nd Semoga bermanfaat

macam macam lcd projector | proyector

Jenis-Jenis Proyektor


1.Proyektor elektronik



a)      Proyektor digital
Proyektor digital adalah peralatan teknologi modern. Ini digunakan untuk mengkonversi data gambar secara langsung dari komputer ke sebuah layar melalui sistem lensa. Proyektor digital menyediakan visualisasi data yang sebenarnya disimpan dalam komputer untuk presentasi. Proyektor ini memungkinkan para penonton untuk menonton gambar bergerak dari sebuah DVD, pemutar cakram digital serbaguna.
Pemasang iklan atau penjual juga menggunakan proyektor untuk memberikan demonstrasi produk untuk sejumlah besar pelanggan. Dapat dengan mudah mengkonversi dokumen tertulis ke papan tulis interaktif.
Proyektor digital memainkan peranan penting dalam pembentukan sistem home theater. Empat teknologi yang digunakan dalam proyektor digital :
  1. Intensitas tinggi CRT.
  2. LCD Proyektor LCD menggunakan gerbang cahaya.
  3. Texas Instruments ‘teknologi DLP.




b)      Proyektor LCD
Proyektor LCD adalah perangkat alat bantu yang sering digunakan untuk media presentasi, karena mampu menampilkan gambar dengan ukuran besar. LCD Proyektor dapat bekerja dengan dilengkapi peralatan tambahan yaitu :
A)     Kabel data
Digunakan untuk menghubungkan antara LCD Proyektor dengan komputer. Dua jenis kabel  data yang sering digunakan dalam LCD Proyektor yaitu : USB (Universal Serial Bus) atau Parallel.
B)      Power Supply
C)      Menghubungkan LCD Proyektor dengan sumber listrik. Terdiri dari adaptor dan kabel penghubung tegangan ke LCD Proyektor.
Istilah teknis dalam LCD Proyektor :
  • ANSI Lumens
  • Resolutions
  • Digital Light Processing (DLP)
  • Liquid Crystal Display (LCD)
  • Liquid Crystal on Silicon (LCOS)
  • Aspect Ratio
  • Contrast Ratio
  • Lens shift
  • Keystone
Tingkatan Resolusi layar dalam LCD Proyektor :
Bekerja berdasarkan prinsip pembiasan cahaya yang dihasilkan oleh panel-panel LCD. Panel ini dibuat terpisah berdasarkan warna-warna dasar, merah, hijau dan biru (R-G-B). Sehingga terdapat tiga panel LCD dalam sebuah proyektor. Warna gambar yang dikeluarkan oleh proyektor merupakan hasil pembiasan dari panel-panel LCD tersebut yang telah disatukan oleh sebuah prisma khusus.
Gambar yang telah disatukan tersebut kemudian dilewatkan melalui lensa dan di”jatuh”kan pada layar sehingga dapat dilihat sebagai gambar utuh. Gambar yang dihasilkan proyektor LCD memiliki kedalaman warna yang baik karena warna yang dihasilkan olah panel LCD langsung dibiaskan lensa ke layar. Selain itu gambar pada proyektor LCD juga lebih tajam dibandingkan dengan hasil gambar proyektor DLP. Kelebihan lain dari LCD adalah penggunaan cahaya yang lebih efisien sehingga dapat memproduksi “ansi lumens” yang lebih tinggi dibandingkan proyektor dengan teknologi DLP.


c)      Proyektor CRT
CRT atau sering disebut juga dengan Katoda Ray Tube yang memanfaatkan Proyektor kuno tabung gambar yang telah digunakan pada TV konvensional selama beberapa dekade. Dengan jenis proyektor ini, tiga CRT, plus lensa pembesar, digunakan untuk melemparkan sebuah gambar ke layar. Para CRT digunakan untuk memproyeksikan warna utama, merah, biru dan hijau. Adanya tiga tabung yang berbeda-beda warna dalam proyektor CRT, membuat proyektor ini lumayan besar dan berat.
Sehingga dianggap kurang fleksibel untuk digunakan pada presentasi-presentasi dalam ruang yang kecil. Proyektor semacam ini bekerja dengan baik untuk menghasilkan kontras yang besar, sangat berbeda kulit hitam, dan warna yang besar. CRT karena gambar tersebut tidak dipindai dengan berkas elektron, mereka tidak terbatas pada kisaran tertentu dan menawarkan piksel lintang yang lebih besar dalam hal resolusi layar.
Secara keseluruhan, sebuah proyektor CRT memberi pemirsa yang sangat memuaskan, kualitas gambar film. Tidak seperti DLP dan model LCP, CRT proyektor tidak memiliki bola lampu yang memerlukan penggantian, yang akan menghemat uang konsumen. Juga, model CRT terakhir selama 20, 000 jam – hidup yang relatif panjang. Ada beberapa kelemahan semacam ini proyektor.
Model CRT biasanya cukup mahal, mulai dari sekitar $ 10, 000. Mereka juga besar, seringkali membutuhkan jumlah yang sama ruangan sebagai 20-inch TV. Juga, untuk proyektor CRT untuk bekerja secara maksimal kemampuan, ruangan gelap diperlukan.



d)      Proyektor DLP
Pemrosesan Cahaya Digital
(bahasa Inggris: Digital Light Processing, DLP (DMD). Setiap kaca mewakilkan satu pixel dalam gambar yang diprojeksikan.) adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam projektor dan televisi projeksi. DLP awalnya dikembangkan oleh Texas Instruments, dan mereka tetap pembuat satu-satunya teknologi ini, meskipun banyak produk pasar berlisensi menggunakan chipset mereka. Dalam projektor DLP, gambar diciptakan oleh kaca kecil mikroskopis disusun dalam sebuah matrix di atas chip semikonduktor, dikenal sebagai Digital Micromirror Device
Jumlah kaca sama dengan resolusi gambar yang diprojeksikan: 800×600, 1024×768, dan 1280×720 matrix adalah beberapa ukuran DMD yang umum. Kaca-kaca ini dapat diubah posisinya dengan cepat untuk merefleksikan cahaya melalui lensa atau ke sebuah heatsink (disebut pembuangan cahaya dalam terminologi Barco). Penyusunan posisi dengan cepat kaca-kaca ini (intinya berganti antara ‘on’ dan ‘off’) membuat DMD mengatur intensitas cahaya yang direfleksikan melalui lensa, menciptakan efek abu-abu bertingkat sebagai tambahan untuk putih (kaca dalam posisi ‘on’), dan hitam (kaca dalam posisi ‘off’). Ada dua metode primer di mana sistem projeksi DLP menciptakan sebuah gambar berwarna, yang satu dengan menggunakan projektor DLP chip-tunggal, dan satu lagi menggunakan projektor tiga-chip.
Pada DLP, cahaya terlebih dahulu akan mengenai sebuah Color Filter berbentuk roda. Kemudian warna yang diperoleh akan mengenai Digital Micromirror Devices (DMD). Dari DMD inilah kemudian cahaya akan diproyeksikan dengan cara dipantulkan ke layar. DMD adalah sebuah optical chip yang terdiri dari tiga lapis cermin-cermin micro yang masing-masing lapisan dipisahkan oleh rongga udara yang memungkinkan cermin untuk miring sejauh -10 sampai +10 derajat.



e)      Proyektor LCOS
Teknologi yang terakhir ini memanfaatkan keunggulan dua teknologi yang sudah hadir sebelumnya, yaitu LCD dan DLP. Teknologi LCOS lebih mudah diproduksi dan ringan dibandingkan LCD. Resolusi yang dihasilkan juga lebih baik dari LCD. Bahkan resolusi teknologi ini diperhitungkan dapat mencapai QXGA, yaitu 2048×1536 pixel.
Sangat tinggi, bahkan yang tertinggi. Teknologi ini juga mengurangi artefak yang muncul pada LCD. Selain itu, LCOS memiliki kontrol analog seperti layaknya LCD dengan gradasi warna yang lebih baik dibandingkan DLP. Contrast ratio teknologi ini juga lebih baik dibandingkan LCD meskipun tidak terlalu lebih baik dari DLP.
Namun, nilai brightness-nya sejajar dengan LCD yang artinya lebih baik dari DLP.
2.Proyektor transparansi


A. Proyektor film,
 frame berturut-turut proyek dari kumparan untuk membuat film gambar bergerak.












B. Proyektor slide
Proyektor slide adalah alat yang memiliki fungsi menampilkan bayangan sebuah gambar positif yang dapat ditembus cahaya.










C. Proyektor overhead
OHP (Overhead Projector)
merupakan jenis perangkat keras yang sangat sederhana, terdiri atas sebuah kotak dengan bagian atasnya sebagai landasan yang luas untuk meletakkan transparansi. Cahaya yang amat terang dari lampu proyektor amat kuat menyorot dari dalam kotak kemudian dibiaskan oleh sebuah lensa khusus, yaitu lensa fresnel, melewati sebuah transparan ukuran 20 x 25 cm yang ditempatkan di atas landasan tersebut. Sebuah sistem pemantul cahaya dari cermin dan lensa, yang di tempatkan di atas kotak landasan, menghasilkan berkas cahaya berbelok 90 derajat. Dengan lampunya yang amat terang dan sistem optiknya yang efisien, menghasilkan banyak sekali cahaya sehingga memungkinkan untuk dipergunakan di ruangan biasa tanpa penggelapan.
Over Head Proyektor/ Over Head Transparansi yang pertama digunakan untuk identifikasi polisi bekerja. Mulai digunakan secara luas di sekolah-sekolah dan bisnis di akhir 1950-an dan awal 1960-an. Produsen utama overhead projector dalam periode awal ini adalah perusahaan 3M. Sebagai permintaan proyektor tumbuh, Buhl Industri didirikan pada tahun 1953, dan menjadi kontributor terkemuka AS selama beberapa penyempurnaan optik untuk proyektor overhead dan lensa proyeksi.



D. Magic Lantern
Perkembangan proyektor dimulai dengan ditemukannya magic lantern, oleh Jesuit Athanasius Kircher ada tahun 1671. Kemudian pada tahun 1838, William George Horner menciptakan alat optic yang bisa mengubah gambar bergerak menjadi gambar diam, alat ini dinamakan Zoetrope. Pada tahun 1891 Thomas Edison menemukan kinetoscope. Alat ini menggunakan mesin untuk memutar bagian-bagian gambar dengan menyorotkan cahaya ke layer.

Sejak saat itu proyektor semakin sering digunakan.





E. Enlarger
Enlarger adalah sebuah proyektor transparansi khusus yang digunakan untuk memproduksi hasil fotografi dari film atau kaca negative yang menggunakan proses gelatin silver atau transparasi. Enlarger terdiri dari sumber lampu yang umumnya sebuah incandescent light bulb, sebuah holder untuk negative atau transparasi dan sebuah lensa khusus untuk memproyeksikan.

Selasa, 13 Januari 2015

Sales | Service | projector semua merk murah

www.rumahprojector.net
www.rumahprojector.com
www.projectorindo.com

Contak : MULKI
            
No. Telp / HP : 087888506177
                           021-95296502

Projector  untuk Bar & Klub malam dan mana saja asap rokok yang ada
Pembeli Waspadalah – jika Anda akan menginstal peralatan elektronik seperti proyektor ke Bar, Restaurant, Klub Malam atau tempat benar-benar memungkinkan merokok termasuk rumah Anda,
Jadi apa masalahnya dengan elektronik dan asap rokok dan mengapa saya harus mempertimbangkan menempatkan proyektor saya dalam ruangan? Masalahnya adalah bahwa dengan jumlah udara yang proyektor harus beroperasi secara efektif, asap yang ada di udara juga akan ditarik ke proyektor pada tingkat yang sama. Asap rokok terdiri dari lebih dari 4000 komponen. Orang-orang yang memperhatikan adalah mereka yang tidak akan menyebabkan kanker dalam tubuh manusia, tetapi efek hampir sama di proyektor dan komponen elektronik.
Seperti rokok tersebut merokok dan perokok mengembuskan napas asap ancaman terbesar adalah apa yang tersembunyi di dalam udara itu. Di dalam semua bahwa asap yang nongkrong di bar, klub malam dan restoran adalah zat tar yang mematikan untuk elektronik dan tubuh manusia. Tar ini zat yang terkandung dalam partikel asap rokok sangat sulit untuk menghapus keluar dari tubuh Anda, tubuh manusia membutuhkan langkah-langkah tertentu untuk mencoba dan membersihkan diri dari zat ini. Namun, komponen elektronik Anda tidak memiliki kemampuan untuk mencoba dan membersihkan diri dari zat ini lengket.
Tar rokok yang dilewatkan melalui proyektor menempel pada semua permukaan yang panas yang ultra kondusif menerima hal-hal jahat ini. Ini akan menempel pada bola atau lampu projector, fans, filter, kapasitor, chip LCD dan hal lain yang cukup hangat atau panas. Setelah menempel pada permukaan membatasi kemampuannya untuk menumpahkan panas dan karena itu tetap lebih panas lagi. Bila Anda pasangan asap rokok dan debu bersama-sama Anda memiliki kombinasi yang sangat berbahaya. Tar dari asap rokok, seolah-olah itu tidak cukup permukaan lengket teratur daripada menarik debu yang menempel pada tar dan membangun lebih cepat pada permukaan panas. Tidak ada jumlah udara terkompresi maka perlu dibersihkan yang hampir mustahil kecuali Anda terlatih dalam service proyektor.
Dalam Ringkasan – Panas menyebabkan elektronik untuk kerusakan pada tingkat yang lebih cepat, ketika Anda melindungi elektronik ini sudah panas dengan zat-zat tambahan maka Anda memiliki resep untuk masalah elektronik. Ada cara cepat dan mudah untuk membatasi atau menghilangkan entri berbahaya dari banyak zat. Tempatkan elektronik Anda ke dalam kotak atau pelindung yang mekanis akan menghapus partikulat ini dari pasokan udara yang masuk perangkat.
Proyektor akan membersihkan, menyaring dan mendinginkan udara yang masuk, proses filtrasi kami akan menjebak semua zat jahat yang dinyatakan benar-benar menghancurkan projektor, LCD, Plasma, Komputer, banyak perangkat elektronik lainnya yang menggunakan udara untuk mendinginkan diri.
Proyektor Lampiran memiliki pengguna internal filter diganti yang dalam lingkungan merokok akan perlu diubah tidak kurang dari sekali setiap tiga puluh hari, mengingat berbagai perbedaan dunia nyata dari lokasi ke lokasi dianjurkan bahwa Anda memantau penyaring ruangan Anda selama enam puluh hari pertama untuk menentukan frekuensi penggantian filter Anda yang sebenarnya.
Bagaimana hal ini berlaku untuk Anda – Jika Anda memiliki proyektor permanen atau tetap yang berjalan di lingkungan atau fasilitas yang memiliki asap rokok. Proyektor berada dalam bahaya dan akan benar-benar panas dan tetap panas yang seperti yang telah kita bahas tidak begitu baik untuk projector atau pemakaian lampu.

Senin, 12 Januari 2015

Cara merawat projector | proyektor yang benar

Cara Merawat Proyektor Yang Benar

Proyektor merupakan barang elektronik yang cukup mahal dan tentu Anda tidak ingin proyektor yang Anda baru beli cepat rusak. Terdapat beberapa jenis kerusakan proyektor yang tidak akan ditanggung oleh garansi manufaktur, oleh sebab itu
penting bagi Anda untuk merawat proyektor dengan baik. Berikut Dealharga berikan beberapa tips untuk mewarat proyektor dengan benar.

Baca petunjuk proyektor

Setiap kali Anda membeli proyektor baru, jangan lupa untuk selalu meluangkan waktu membaca buku petunjuk penggunaannya. Setiap proyektor memiliki keunikannya masing-masing, sehingga buku manual berfungsi untuk menunjukkan penggunaan proyektor dengan benar dan membuat Anda menjadi familiar dengan proyektor tersebut. Di dalamnya juga terdapat beberapa tips perawatan sesuai model proyektor yang Anda gunakan.

 Perhatikan tempat Anda memasang proyektor

Sebelum Anda memasang proyektor di tempat yang diinginkan, pastikan Anda membaca rekomendasi tempat dari manufaktur. Pemasangan proyektor di tempat yang salah akan membuat proyektor menjadi cepat rusak. Jika Anda ingin memasang proyektor disarankan untuk memberikan ruang ventilasi yang cukup, paling tidak 2 meter supaya panas dalam proyektor dapat dengan cepat menghilang.

Anda juga perlu memperhatikan suhu proyektor ketika sedang beroperasi. Jangan tempatkan proyektor di jalur sinar matahari atau di dekat sumber panas. Jika Anda memasang proyektor di langit-langit, pastikan proyektor tidak berada langsung di ventilasi panas atau pendingin udara. Kerusakan jangka panjang pada proyektor dapat terjadi jika mengoperasikan proyektor dibawah suhu 40 derajat Fahrenheit atau diatas 90 derajat Fahrenheit.

Menyimpan dan memindahkan proyektor

Ketika Anda membeli proyektor baru, jangan buang kemasannya untuk berjaga-jaga jika kedepannya Anda ingin memindahkan proyektor ke tempat lain. Mengemas proyektor menggunakan kotak lain jauh lebih beresiko dibanding menggunakan kemasan asli proyektor yang memiliki Styrofoam yang didesain khusus untuk melindungi proyektor.

Jangan meninggalkan proyektor dalam mobil atau kargo terlalu lama karena suhu ekstrim dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang. Jika Anda berniat untuk menggrimkan proyektor, pastikan Anda mengasuransinya untuk mencegah kerusakan dalam perjalanan.

Bersihkan filter proyektor

Panas yang dihasilkan oleh proyektor harus disalurkan untuk mengecah panas berlebihan yang dapat menyebabkan kerusakan pada lampu proyektor. Semua proyektor pasti memiliki filter yang berfungsi sebagai penyaring udara sebelum mendingkan proyektor. Pastikan filter pada proyektor dapat berfunfsi dengan baik. Jika filer proyektor dipenuhi oleh tumpukan debu, maka akan menghambat pertukaran udara dan akan menyebabkan panas yang dapat merusak bagian-bagian internal proyektor, seperti panel LCD dan lensa proyektor. Debu proyektor yang menumpuk bahkan dapat mengurangi kualitas gambar yang diproyeksikan. Anda perlu membersihkan filter proyektor secara rutin menggunakan vacuum cleaner yang di desain khusus untuk komputer atau peralatan lain yang dapat membersihkan debu dari peralatan elektronik.

Bersihkan kabinet proyektor

Kabinet proyektor adalah area dimana filter berada. Sebelum Anda memasukan filter bersih atau pengganti filter, pastikan Anda telah membersihkan debu dan kotoran yang terdapat pada kabinet proyektor. Anda dapat menggunakan vacuum cleaner yang Anda gunakan untuk membersihkan filter proyektor. Jika cabinet proyektor sangat kotor, Anda dapat menggunakan deterjen ringan, tapi jangan gunakan bahan kimia berat dan pelarut seperti alkohol dan thinner.

Bersihkan lensa proyektor

Untuk memastikan proyeksi yang dihasilkan proyektor maksimal, Anda harus membersihkan lensa proyektor secara rutin, paling tidak sebulan sekali. Anda dapat membersihkan debu dan kotoran pada lensa proyektor menggunakan larutan pembersih lensa non-abrasif yang digunakan untuk membersihkan lensa fotografi. Hindari penggunaan cairan pembersih lensa yang berlebihan dan jangan langsung menggunakan cairan pembersih lensa ke lensa proyektor. Semprotkan cairan ke kain bersih, kemudian usapkan secara lembut dengan gerakan melingkar. Segera tutup lensa dengan penutup lensa jika Anda tidak berniat untuk menggunakan proyektor. Jangan menggunakan bahan kimia pembersih yang keras untuk membersihkan proyektor karena dapat merusak lensa proyektor.

Perhatikan lampu proyektor

Lampu proyektor merupakan bagian yang paling penting dan paling mahal dalam proyektor. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk memerhatikannya dengan benar.

Kamis, 08 Januari 2015

PENGERTIAN LCD PROJECTOR | PROYEKTOR ADALAH :

Apakah pengertian LCD proyektor? Proyektor adalah perangkat yang digunakan untuk membuat proyeksi, proyektor sering dipakai didalam presentasi. Proyektor yang banyak digunakan sekarang ini adalah jenis LCD proyektor, LCD Proyektor dapat bekerja dengan bantuan peralatan tambahan yaitu kabel data, yang digunakan untuk menghubungkan antara proyektor dengan komputer. Yang kedua yaitu power supply, berupa adaptor yang digunakan untuk menyalakan proyektor.
LCD proyektor juga memiliki istilah-istilah teknis seperti:
1. ANSI Lumens
2. Resolutions
3. Digital Light Processing (DLP)
4. Liquid Crystal Display (LCD)
5. Liquid Crystal on Silicon (LCOS)
6. Aspect Ratio
7. Contrast Ratio
8. Lens shift
9. Keystone

SEJARAH PROJECTOR | PROYEKTOR

Proyektor LCD ditemukan di New York oleh Gene Dolgoff. Dia mulai bekerja di dalam kampus pada tahun 1968 dan mempunyai tujuan untuk memproduksi sebuah video proyektor yang dalam idenya ia akan membuat sebuah proyektor LCD yang lebih cerah dibandingkan dengan 3-CRT proyektor. Idenya adalah menggunakan elemen yang disebut sebagai “cahaya katup” untuk mengatur jumlah cahaya yang melewati itu. Hal ini akan memungkinkan penggunaan yang lebih ampuh untuk sumber cahaya eksternal. Setelah mencoba berbagai bahan, dia setuju dengan penggunaan kristal cair untuk mengatur cahaya pada tahun 1971. Ini membawanya sampai tahun 1984 untuk mendapatkan “addressable” dari layar kristal cair (LCD), yang ketika itulah ia membuat proyektor LCD pertama di dunia.
Setelah membangun itu, dia melihat banyak masalah yang harus dikoreksi termasuk cahaya utama yang hilang dan piksel yang sangat terlihat. Dia kemudian menggunakan metode baru untuk menciptakan efisiensi yang tinggi untuk menghilangkan tampilan pada piksel. Dengan hak paten di seluruh dunia ia memulai di Projectavision Inc pada tahun 1988, perusahaan proyektor LCD pertama di dunia. Dia melisensi teknologi untuk perusahaan lain seperti Panasonic dan Samsung.
Teknologi dan perusahaan ini memulai industri proyeksi digital. Pada tahun 1989 ia dianugerahi kontrak Darpa pertama ($ 1 juta) untuk mengusulkan bahwa standar HDTV AS harus menggunakan pengolahan digital dan proyeksi. Sebagai anggota National Association of Manufacturers Fotografi (NAPM) Standar Sub-komite, IT7-3, ia bersama dengan Leon Shapiro, co-mengembangkan standar ANSI seluruh dunia untuk pengukuran kecerahan, kontras, dan resolusi proyektor elektronik.
Awalnya LCD digunakan dengan sistem ada pada overhead proyektor. Tapi, LCD sistem tidak memiliki sumber cahaya sendiri. Dengan susah payah dan beribu kegagalan tanpa patah semangat akhirnya mereka bisa sukses dan populer sampai sekarang ini. Mereka memulainya dengan teknologi yang digunakan dalam beberapa ukuran dari belakang proyeksi konsol televisi, di manaLCD ini menggunakan sistem proyeksi di televisi set besar adalah untuk memungkinkan kualitas gambar yang lebih baik sebagai sanggahan satu televisi 60 inci walaupun saat ini sebagai saingan utama dari proyektor LCD adalah LG 100 inch LCD TV.
Pada tahun 2004 dan 2005, proyektor LCD telah kembali datang dengan fitur yang lebih lengkap karena penambahan yang dinamis dan warna yang dianggap kontras yang telah meningkat hingga tingkat DLP.
Sekarang ini manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan LCD khususnya proyektor LCD hanya tersisa perusahaan gambar Jepang yaitu Epson dan Sony. Epson memiliki sendiri teknologinya dan membuat merk “3LCD”. Untuk memasarkan teknologi proyektor “3LCD”, Epson mengatur perkongsian yang disebut “Grup 3LCD” pada tahun 2005 dengan manufaktur proyektor lainnya memegang lisensi dari teknologi 3LCD yang digunakan dalam model proyektor mereka A

Selasa, 06 Januari 2015

jual | harga projector Panasonic PT-VW430,PT-VX410 4000 ansi lumens | 4300 ansi lumens harga murah

 

PT-VW435N / PT-VW430

Model PT-VW435N* PT-VW430*
Power supply 100-240 V AC, 50/60 Hz
Power consumption 365 W (0.3 W when standby mode set to Eco*1,
12.9 W when standby mode set to Network.)
365 W (0.3 W when standby mode set to Eco*1,
11.5 W when standby mode set to Network.)
LCD panel Panel size 15 mm (0.59 inches) diagonal (16:10 aspect ratio)
Display method Transparent LCD panel (x 3, R/G/B)
Pixels 1,024,000 (1,280 x 800) x 3, total of 3,072,000 pixels
Lens 1.6x manual zoom (throw ratio: 1.18-1.90:1),
manual focus, F 1.60-2.12, f 15.28-24.62 mm
Lamp 280 W x 1,
lamp replacement cycle (lamp power: Normal/Eco): 2,500 hours/4,000 hours*2
Screen size (diagonal) 0.76-7.62 m (30-300 inch), 16:10 aspect ratio
Brightness*3 4,300 lm (lamp power: Normal)
Center-to-corner uniformity*3 85 %
Contrast*3 3,500:1 (full on/full off, lamp power: Normal, Iris: On)
Resolution 1,280 x 800 pixels*4
Scanning frequency HDMI fH: 25-80 kHz, fV: 50-85 Hz, dot clock: 162 MHz or lower
RGB (analog) fH: 15-100 kHz, fV: 50-100 Hz, dot clock: 140 MHz or lower
(Signals exceeding the dot clock rate of 140 MHz are downsampled.)
YPBPR (YCBCR)
fH: 15.75 kHz, fV: 60 Hz [480i(525i)]
fH: 31.50 kHz, fV: 60 Hz [480p(525p)]
fH: 45.00 kHz, fV: 60 Hz [720(750)/60p]
fH: 33.75 kHz, fV: 60 Hz [1125(1035)/60i]
fH: 28.13 kHz, fV: 50 Hz [1080(1125)/50i]
fH: 15.63 kHz, fV: 50 Hz [576i(625i)]
fH: 31.25 kHz, fV: 50 Hz [576p(625p)]
fH: 37.50 kHz, fV: 50 Hz [720(750)/50p]
fH: 33.75 kHz, fV: 60 Hz [1080(1125)/60i]
Video/S-Video fH: 15.75 kHz, fV: 60 Hz [NTSC/NTSC4.43/PAL-M/PAL60],
fH: 15.63 kHz, fV: 50 Hz [PAL/PAL-N/SECAM]
Optical axis shift Vertical: +48 %
Keystone correction range Vertical: ±30° (±20° when Real-Time Keystone)
Installation Ceiling/floor, front/rear
Terminals HDMI IN HDMI 19-pin x 1 (Deep Color, compatible with HDCP)
480p, 576p, 720/60p, 720/50p, 1080/60i, 1080/50i, 1080/60p, 1080/50p,
VGA (640 x 480)-WUXGA (1,920 x 1,200), *5
audio signal: linear PCM (sampling frequencies: 48 kHz, 44.1 kHz, 32 kHz)
COMPUTER IN 1 D-sub HD 15-pin (female) x 1 (RGB/YPBPR/YCBCR x 1)
COMPUTER IN 2 /
MONITOR OUT
D-sub HD 15-pin (female) x 1 (RGB x 1), (input/output selectable using on-screen menu)
(When Monitor Out is selected, the COMPUTER IN 1 signal is output.)
VIDEO IN Pin jack x 1 (Composite VIDEO)
S-VIDEO IN Mini DIN 4-pin x 1 (S-VIDEO)
AUDIO IN Pin jack x 2 (L/R x 1) for VIDEO/S-VIDEO input
COMPUTER
AUDIO IN 1
M3 x 1 (L-R x 1)
COMPUTER
AUDIO IN 2
(MIC IN)
M3 x 1 (L-R x 1) for audio input or for microphone connection (variable)
AUDIO OUT M3 x 1 (L-R x 1) for output (variable)
SERIAL IN D-sub 9-pin (female) x 1 for external control (RS-232C compliant)
LAN RJ-45 x 1 (for network connection, 10Base-T/100Base-TX,
compliant with PJLink™ (class 1))
USB A USB type-A
(for the USB Memory Viewer) x 1
-
USB B USB type-B
(for the USB Display/Wireless Mouse) x 1
-
Built-in speaker 4 cm round shape x 1, output power: 10.0 W (monaural)
Noise level 37 dB (lamp power: Normal), 29 dB (lamp power: Eco)
Cabinet materials Molded plastic
Dimensions (W x H x D) 379 x 107 x 305 mm (14.9” x 4.2” x 12.0”)
(with legs at shortest position, not including protruding parts)
Weight Approximately 4.8 kg (10.6 lbs)
Operating temperature 0°C-40°C [32°F-104°F]*6
(less than 1,200 m [3,937 ft] above sea level, Fan control: OFF),
0°C-30°C [32°F-86°F]
(between 1,200 m and 2,000 m [3,937 ft and 6,562 ft] above sea level, Fan control: ON1),
0°C-30°C [32°F-86°F]
(between 2,000 m and 2,700 m [6,562 ft and 8,858 ft] above sea level, Fan control: ON2)